Presiden & Menteri Agama Kebingungan, Masyarakat Jadi Korban.

Presiden & Menteri Agama Kebingungan, Masyarakat Jadi Korban.

Pemerintah ngutang ke China, masyarakat ngutang ke pinjol, mahasiswa ngutang ke warung. Urusan utang piutang memang sudah menjadi hal yang biasa dalam kehidupan dimasyarakat. Yang sering banyak diutangin orang adalah kios roko. Hayoo ngaku, pernah kan ngutang ke warung kan?

Masyarakat Indonesia memang unik, dan salah satu keunikan yang sudah membudaya adalah ngutang. Orang berhutang tentunya untuk keperluan yang mendesak. Kalau ngutang untuk hal yang gak jelas itu namanya bikin masalah apalagi kalau pinjem duit ke saudara atau teman susahnya minta ampun. Tapi ada juga teman yang dengan mudah ngasih uang pinjeman tanpa harus pake bunga. Teman yang seperti ini sangat langka. Beruntung kalau kita masih punya teman seperti ini. Kita doakan supaya rejekinya makin banyak. Aamiin…..

Perkembangan teknologi khususnya dibidang IT (digital-red) akhirnya membuat orang-orang kaya yang punya duit banyak terjun dalam bidang financial/keuangan. Orang-orang kaya ini sangat jeli memanfaatkan kesulitan masyarakat Indonesia yang sama sekali tidak diperhatikan oleh pemerintah. Pemerintah pusat dan daerah termasuk para politisi dan gerombolannya termasuk mereka para aktivis lebih fokus ngurus dirinya sendiri untuk sekedar cari jabatan dan menumpuk kekayaan.

Dengan tekhnologi digital yang semakin canggih, masyarakat pengguna smartphone sekarang dengan mudah bisa dapet duit pinjaman hanya dengan mendownload aplikasi yang bisa diakses dengan mudah. Perusahaan-perusahaan yang memfokuskan usahanya ngasih utangan ke masyarakat (rentenir) ternyata semakin banyak dalam 3 (tiga) tahun terkahir. Mau jadi apa negara ini jika pemerintahnya sendiri membiarkan praktik rentenir semakin berkembang pesat di masyarakat?

Indonesia yang membanggakan diri sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar didunia ternyata dalam kehidupan bermasyarakatnya justru membiarkan praktik yang bertolak belakang dengan agama islam. Jangan salahkan masyarakat jika pada akhirnya banyak yang terjerat rentenir digital atau pinjaman online.

Dengan semakin banyak munculnya rentenir online, ini sebagai bukti bahwa pemerintah sudah tidak punya solusi untuk mensejahterakan rakyatnya. Bahkan menteri agama yang dijabat oleh orang yang beragama islam pun sama sekali tidak bisa berbuat banyak.

Keresahan masyarakat yang semakin menjadi-jadi gegara terlibat praktik rentenir online akibat kehidupannya tidak mendapat perhatian pemerintah harus segera diselesaikan sebelum terjadi gejolak. Rakyat untuk bisa hidup sejahtera adalah tugas dari pemerintah karena itu adalah amanat konstitusi.

Tampaknya pemerintah memang sudah kewalahan bahkan cenderung tidak memiliki jalan keluar menyelesaikan persoalan ini (rentenir online -red). Itulah akibatnya jika seorang presiden dihasilkan dari proses judi coblos maka hasilnya sangat tidak berkualitas dan ketika presiden diberi hak prerogratif untuk mengangkat seorang menteri, maka menteri yang diangkat banyak yang tidak kompeten. Jadi untuk menuju kehidupan yang sejahtera bagi rakyat masih sangat jauh tercapai.

Yankee
ICA (an Independent Critical Analyst)

You cannot copy content of this page