Bertahan Hidup Dengan Country, Kuliner & Land Rover.

Perawakannya tinggi, langsing dan hidupnya ceria! Kalau sudah ngobrol dengan sosok yang satu ini kamu bakalan betah, apalagi kalau sudah ngebahas soal musik country dan Land Rover, kendaraan kebanggan negara Inggris yang bikin Kang Jendi bisa tetap bertahan hidup disaat wabah pandemi menerjang dan memukul kehidupan hampir semua orang di didunia.

Pertama kali saya kenal dengan Kang Jendi di penghujung tahun 2019 di acara Super Camp di Green Grass Cikole Lembang. Event yang di gelar LRCB (Land Rover Club Bandung) itu jadi moment yang berkesan khususnya bagi saya, bisa kenal dengan seorang musisi Country asal Sukabumi yang juga ikut mengisi acara hiburan di atas panggung Super Camp 2019 LRCB.

Lewat seorang tokoh pegiat otomotif (Bikers + Landy Man) asal Bandung, Dwi Darmayoga atau biasa dipanggil Kang Yoga, saya di kenalkan dengan Kang Jendi di area parkir Land Rover miliknya Kang Yoga.

Kang Jendi hadir di acara Super Camp 2019 bareng dengan rekan-rekan satu clubnya, LRS (Land Rover Sukabumi). Lewat perantara Kang Yoga lah akhirnya saya bisa kenal lebih dekat dengan Kang Jendi, walaupun saat itu saya enggak berani minta nomer telfonnya.

Keinginan saya untuk kenal lebih dekat dengan Kang Jendi makin menggebu. Niatnya sederhana, sebatas ingin ngobrol soal musik Country, Land Rover dan Kedai Salamina (warung yang dikelola oleh beliau sekaligus ownernya).

Kesempatan untuk bertemu dan mengenal lebih dekat dengan Country Man yang pernah tinggal di Pulau Batam ini terbuka lebar saat LRS (Land Rover Sukabumi) menggelar acara Full Moon Camp di awal tahun 2020 di Situ Gunung Kab. Sukabumi.

Bisa hadir di event akbar Full Moon Camp miliknya LRS di Situ Gunung, bagi saya tentu sangat berkesan. Selain bisa bertemu dengan tokoh-tokoh Land Rover seluruh Indonesia dari berbagai Club, acara Full Moon Camp jadi moment penting bagi saya bisa bertemu kembali untuk yang kedua kalinya dengan Ketua LRS, Kang Asep Sudrajat atau biasa dipanggil Abah Asep. Beliau adalah sosok penanggung jawab dibalik acara Full Moon Camp 2020.

Sosok Kang Jendi & Band-lah yang pada akhirnya membuat event Full Moon Camp menjadi lebih berasa sangat natural ala Landy Man. “Jendi..Cuy yang bikin acara Full Moon Camp jadi leuwih karasa Land Roverna” tukas Kang Yoga, saat saya nebeng pulang ke Bandung di Land Rover nya beliau.

Full Moon Camp nya LRS yang digelar 3 hari 2 malam itu harus saya akui sebagai acara yang sangat solid, baik secara internal club juga dengan rekan komunitas penggemar Land Rover lainnya termasuk partisipasi “bebeakan” orang lokal. Inilah yang patut kita apresiasi dari sosok seorang ketua club yang bisa memimpin banyak orang dengan sikap yang “cool”.

Kehadiran tokoh-tokoh berbagai club Land Rover dari beberapa daerah di acara Full Moon Camp menjadi bukti bahwa keberadaan LRS memang patut diacungi dua jempol.

Ketua LRCB (Land Rover Club Bandug) periode 2019 – 2024, Nugie Indra Kusuma hadir bersama lebih dari 15 unit Land Rover ke acara ini. Kang Nugie juga tampil percaya diri memberikan sambutan di acara ini mewakili members LRCB yang tidak sempat hadir.

Kesempatan saya untuk bisa ngobrol panjang dengan Kang Jendi masih belum kesampaian di acara Full Moon Camp.

Om Hanung dari Hybrid Corner, Mang Eric Otus dari JLRC, Pak Aditya LRCI, Mang Deni Glen Owner Kopi Sunda Hejo, Mang Dady Landyz Outdoor, rekan-rekan Ora Urus, LRCB, Land Rover Cianjur, Depok, Southlink Adventure, Om Bachrul Efendie & Istri (member LRCB dari Surabaya), Mang Gani Owner Kopi Aink, Mang Yedi Anhang, beberapa Photographer kawakan di komunitas Land Rover seperti Kang Yoga, Kang Jay Sugilar, Kang Arief Hidayat dan Mang Edo Item juga hadir di acara Full Moon Camp.

Hingga sabtu sore menjelang Magrib saya masih belum bisa ngobrol panjang dengan Kang Jendi. Kang Iyus Are, Humas acara ini ngajakin saya keliling situ / danau pake parahu. Beliau tahu persis apa yang ada dibenak pikiran saya diacara ini. Salute !!

Beres paparahuan saya diajak keliling oleh Kang Iyus Are singgah di tendanya Kang Yuda Mufkat. Wow..!! Fans berat Pink Floyd, band asal Inggris ini datang bareng keluarganya dengan Land Rover Series 3 nya. Inilah kali kedua saya jumpa dengan beliau. Pertama kali ketemu di acara LRCB Grand Touring Bali 2016 yg dilanjutkan ke acara ILRU 3 di Bali di minggu yang sama saat itu.

Hari mulai gelap, awan hitam menyelimuti kawasan wisata area Situ Gunung. Puncak acara Full Moon Camp segera dimulai. Cuaca yang sangat dingin terobati dengan hidangan kuliner khas LRS ; Sop Kambing Abah Asep, yang luar biasa nikmatnya, Gratis !!

Menurut saya, event LRS dengan nama Full Moon Camp, terbilang berani dan sangat beresiko! LRS terlalu gambling. Sejak saya berangkat dari bengkel #golfgarage43 di bilangan arcamanik Bandung menuju lokasi event, dijalan saya ngerasa deg-degan. Gimana gak sport jantung, acara Full Moon Camp yang di gawangi Kang Asep dkk dari LRS ini berhubungan erat dengan benda luar angkasa, Moon alias bulan !!

Mungkin hanya Kang Yoga dan Kang Iyus are yang tahu kekhawatiran saya. Selesai berkumandang adzan Isya, beberapa panitya gilira keluar masuk mushola. Langit makin gelap dan cuaca dingin terasa menusuk tulang sumsum. ” Hayu Cuy, kambing guling heula” ajak Mang Deni Glen sambil nepuk bahu saya ketika acara sambutan dari beberapa tokoh club Lans Rover kelar.

“Jreenk….!” sosok yang saya tunggu-tunggu hadir dengan gitar akustiknya diiringi bandnya tampil mengisi puncak acara Full Moon Camp! Yes, Jendi & Friends tampil menghibur Landy man yang dimalam puncak masih bertahan. Terihat Kang Bule Mufti dan Kang Yuda Mufkat dari The Series begitu menikmati sajian kuliner dan alunan musik dari Kang Jendi dkk.

Subhanalloh…. Allah memang Maha Adlil dan Maha Bijaksana! Mata saya gak berkedip, dengan sebatang roko ditangan, ditambah segelas kopi, ngelihat diatas langit awab hitam bergerak perlahan dan tampak bulan pernama muncul. Bener-bener Full Moon. Amazing !!

Saya beranjak dari bemper Land Rovernya Kang Yoga menemui Kang Iyus Are. ” Kang, sukses ya… Full Moon nya bener-bener hadir” sapa saya sambil nyalamin Kang Iyus.. Terihat dari jarak lima meter di terangi api unggun Kang Asep dan Istrinya, Teh Tia juga sepertinya merasakan hal yang sama. Sumringah dengan munculnya Bulan Purnama. Sesuatu yang saya pikir mustahil terjadi kalau melihat cuaca saat itu. Event Full Moon Camp menurut saya berakhir sangat sukses. Beberapa kekurangan yang terjadi dalam sebuah acara wajar terjadi, over all acara pertama LRS ini boleh dibilang sukses. Mulai dari Bhakti Sosial hingga datangnya Full Moon, nikmatnya Sop Kambing Abah Asep dan ditutup oleh iringan musiknya The Country Man, Kang Jendi dkk membuat acara ini benar-benar sangat berkesan, khususnya untuk saya dari media online RODAMAGZ.COM yang di support bengkel #golfgarage43 untuk meliput acara ini.

Sosok yang ada didepan saya, Kang Jendi The Country Man yang jadi target buruan saya sejak awal tahun untuk saya interview akhirya harus pupus. Selesai perform menghibur peserta yang hadir di acara Full Moon Camp, Kang Jendi langsung pergi entah kemana… ngilang di kegelapan malam bersama Land Rovernya…. huufftt..

” Ieu acara Land Rover pisan Cuy..” tukas Kang Yoga didampingi Kang Jay Sugilar di Gazebo di atas kolam di ediamannnya Pak Pilot yang dijadikan Sekretariat LRS, keesokan harinya pada minggu sore sebelum pulang ke Bandung.

Seperti kebanyakan orang, para penggemar dan penikmat mobil Land Rover, members LRS pun sangat ramah dan akrab. Di sekretariat LRS saya dapet perlakuan istimewa dari Mpo dan Pak Pilot yang ngasih obat saat saya demam. 🙏!

Sampai akhirnya saya pulang dari base campnya LRS, nebeng di Land Rover Series 3 miliknya Kang Yoga, yang juga tercatat sebagai mantan Ketua LRCB ke 2 dan SS nya Bikers Brotherhood MC, dilanjut nge gas bareng dengan Kang Jay Sugilar dengan Land Rover Series One nya, saya harus gigit jari gak sempat ngobrol dengan Kang Jendi. Selain Smartphone saya rusak saat itu, kondisi badan saya juga enggak fit. Pupus sudah niat saya mau interview dengan Kang Jendi “The Country Man” musisi asal Sukabumi yang disaat wabah pandemi harus rela menjual Land Rovernya. Huufft…!

Tetiba pagi hari Jum’at 30 Oktober 2020, saya beranikan telfon Kang Iyus Are LRS. Alhamdulillah walaupun jaringan koneksi layanan WhatsApp jelek, saya masih bisa ngobrol dengan belaiu. Atas kebaikan beliau akhirnya saya dapet nomer kontaknya Kang Jendi.

“Assalamualaikum Country Man.. Kang Jendi..abdi Mang Acuy ” sapa saya di nomer ponsel 10 digit Indosatnya…

” Waalaikumsallam… Mang Acuy mana nya?” tanya beliau….

” Mang Acuy golep gerej opat tilu, elercebe” balas saya singkat.

” Ooh Mang Acuy..Mang Djana…” sapa beliau yang saya rasa sangat respon saat saya telfon.
” Kumaha Mang…? tanya beliau lagi.

” Besok sabtu kedai buka gak Kang? Tanya saya.

” Buka atuh Mang…” jawabnya..

Setelah selesai ngobrol di telfon dengan Kang Jendi dan janjian ketemu di Kedai Salamina di kawasan Salabintana, Kabupaten Sukabumi, saya tutup telfon.

Ada apa sih di Kedai Salamina? Simak di rubrik Roda Jalan-Jalan.

Mang Djana

You cannot copy content of this page