Bankir Lulusan STIE INABA Banting Stir Jadi Pengusaha Mebel di Masa Pandemi Covid-19

Mang Emen, itulah panggilan akrab seorang Bankir yang dimasa pandemi Covid-19 mengisi waktu luangnya dengan memproduksi mebel dari berbagai bahan jenis kayu.

Menjadi seorang Bankir sudah dilakoninya sejak lima tahun yang lalu di Kabupaten Karawang, tepatnya di Kecamatan Cikampek. Berangkat Senin selepas shalat subuh di bilangan Cinunuk Kab Bandung menuju kantornya di Bank Lumbun Cikampek dan pulang setiap Jumat sore. Itulah rutinitas yang sudah berjalan selama lima tahun. Jabatan Direktur di Bank tidak membuatnya menjadi jumawa. Sepak bola masih menjadi hobby yang masih dilakoninya sejak kecil. Terdaftar juga sebagai anggota Pecinta Alam Ranger Sandya Jagat, Angkatan 11 tahun 1995.

Iman Firmansyah nama lengkap pengagum Bung Karno ini sosok yang tidak pernah mengeluh. Istri dan kedua anak lelakinya selalu patuh. Keluarganya dididik dengan waktu yang sangat terbatas, 2 hari dalam seminggu. Bermain di alam terbuka sambil camping adalah cara beliau untuk memantau perkembagan anak-anaknya.

Sudah lebih dari sepuluh konsumen selama pandemi Covid-19 yang membeli hasil kreatif Mang Emen sejak banting stir dari Bankir menjadi tukang mebel. ” Waaah Mang lamun teu kieu moal ngebul atuh dapur” ( Waah Mang kalau enggak begini gak bakalan ngebul dong dapur) tukasnya ketika saya tanya disaat Mang Emen sibuk “Nyugu” kayu didepan halaman rumahnya, Sabtu 27 Juni 2020.

Sarjana Akuntansi STIE INABA Bandung ini adalah seorang aktivis mahasiswa yang terlibat juga dalam aksi mahasiswa turun kejalan di tahun 1998. Saat itu beliau menjadi ketua senat periode 1997-1998. Jiwa marhaennya sangat kuat. Kebetulan beliau adalah Cucunya dari E. Adiwidjaja seorang tokoh PNI tulen di Bandung.

Kesibukan baru Mang Emen didunia mebel selama pandemi covid-19 terus berlanjut walaupun sekarag sudah aktif kembali di kantornya di Bank Lumbun. Aktivitasnya memenuhi pesanan mebel kayu dari konsumennya di lakoninya setiap sabtu dan minggu.

Bincang-bincang akhir pekan Rodamagz dengan Mang Emen semakin menarik ketika beliau menjelaskan sejarah kesenian Benjang Buhun. ” Disini, didesa Ciborelang kalau mau tahu Benjang Buhun atau Benjang yang asli”. Kata Mang Emen.

Dunia mebel yang digelutinya walaupun dalam skala kecil cukup membantu kelangsungan hidup keluarganya selama pandemi covid-19. Mang Emen berpesan kepada anak-anak muda di seluruh Indonesia, tetap semangat dan Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Quotesnya Bung Karno menjadi penutup bincang-bincang di akhir pekan.

Mang Djana.

You cannot copy content of this page